RSS

PROSES TERBENTUKNYA PELANGI

PROSES TERBENTUKNYA PELANGI



Pelangi merupakan suatu busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras. Biasanya fenomena ini terjadi ketika udara sangat panas tetapi hujan turun rintik-rintik. Kita dapat melihat jelas fenomena ini, jika kita berdiri membelakangi cahaya matahari. Pelangi dapat pula terbentuk karena udara berkabut atau berembun.

Dalam ilmu fisika, pelangi dapat dijelaskan sebagai sebuah peristiwa pembiasan alam. Pembiasan merupakan proses diuraikannya satu warna tertentu menjadi beberapa warna lainnya (disebut juga spektrum warna), melalui suatu media/ medium tertentu pula. Pada pelangi, proses berurainya warna terjadi ketika cahaya matahari yang berwarna putih terurai menjadi spektrum warna melalui media air hujan. Adapun spektrum warna yang terjadi terdiri atas warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Fenomena pelangi dapat pula terjadi di sekitar air terjun. Percikan air di sekitar air terjun menjadi media untuk menguraikan warna dari cahaya matahari yang bersinar.

Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrum. Di dalam spektrum, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.

Pelangi tidak lain adalah busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika melalui prisma kaca. Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air.

Cahaya keluar kembali dari tetesan air ke arah yang berbeda, tergantung pada panjang gelombangnya. Perbedaan panjang gelombang ini, akan memunculkan warna-warna pada pelangi yang tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah pelangi. Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari dibekalang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus.

untuk lebih jelasnya silahkan simak video pada link berikut
https://www.youtube.com/watch?v=ApT95_G4C_g

MANUSIA KLONING PERTAMA DIDUNIA

MANUSIA KLONING PERTAMA DIDUNIA

bintancenter.blogspot.com - Manusia Kloning Pertama Di Dunia

Eve bayi perempuan hasil cloning pertama didunia kini berusia 5 tahun, sehat dan kini mulai menginjak pendidikan Taman Kanak Kanak di pinggiran kota Bahama. Era manusia super mungkin bakal segera terwujud. Dunia tidak akan kekurangan stok manusia-manusia super genius sekelas Albert Einsten atau atlet handal sekelas Carl Lewis atauaktris sensual Jennifer Lopez. Manusia-manusia super itu bakalan tetap lestari di muka bumi. 100% sama persis, yang beda hanya generasinya. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang kedokteran telah menghilangkan ketidakniscayaan itu. Melalui teknologi kloning, siapapun bisa diduplikasi.

Klaim Clonaid, perusahaan Bioteknologi di Bahama, yang sukses menghasilkan manusia kloning pertama di dunia dengan lahirnya Eve, 26 Desember 2002 lalu makin mendekatkan pada impian tersebut. Walaupun ini masih sebuah awal.Clonaid adalah sebuah perusahaan yang didirikan sekte keagamaan Raelians tahun 1997. Mereka mempercayai kehidupan di bumi diciptakan mahluk angkasa luar melalui rekayasa genetika.

Eve merupakan bayi pertama yang lahir dari 10 implantasi yang dilakukan Clonaid tahun 2002. Dari 10 implan, lima gagal. Empat bayi kloning lainnya akan dilahirkan tahun ini, bahkan bayi kloning kedua akan lahir minggu ini. Clonaid berencana mengimplantasi 20 klon manusia Januari ini. Pada saat bersamaan, para ahli independen akan diundang untuk melihat prosesnya sehingga bisa menyaksikan bagaimana contoh kloning, pertumbuhan embryo dan implantansinya.

Soal kekhawatiran banyak pihak tentang ketidaksempurnaan hasil kloning pada binatang yang dijadikan model pada kloning manusia, Broisselier menandaskan, kedua prosedur itu tidak bisa dibandingkan. Masalah yang timbul pada kloning binatang merupakan hasil dari prosedur khusus yang digunakan ilmuwan untuk mereproduksi binatang. Jadi bukan pada proses kloningnya.

"Kami orang-orang serius dan bertanggungjawab karena ini berhubungan dengan masalah kemanusiaan. Kami memberikan hak dan pilihan pada orang tua untuk memilih anak-anak sesuai gen mereka. Jika dalam proses kloning, peneliti Clonaid mendeteksi adanya abnormalitas, janin akan digugurkan," katanya.

Kelahiran Eve merupakan sebuah kejutan. Sebelumnya para ilmuwan bersiap menerima kelahiran bayi kloning pertama 'karya' dokter ahli kesuburan Italia, Dr. Severino Antinori, awal Januari 2003. Menurut Antinori saat ini ada dua wanita lain yang juga sedang mengandung bayi hasil kloning, dengan usia kandungan 27 dan 28 minggu. Namun ia menolak bertanggungjawab atas proses pengklonan terhadap kedua wanita tersebut, walaupun ia bertindak sebagai penasehat.

Antinori adalah ahli kesuburan yang piawai. Ia telah mendeklarasikan keberhasilannya mengklon babi dan primata dan berhasil menerobos prosedur fertilitas konvensional dengan membuat seorang wanita hamil pada usia 62 tahun pada 1994.


Kebanyakan ilmuwan setuju, reproduksi manusia dengan cara kloning memang memungkinkan. Namun mereka menekankan, eksperimen seperti itu tidak bisa dipertanggungjawabkan karena tingginya resiko kematian dan gangguan pasca kelahiran. "Upaya mengkloning manusia adalah tindakan tidak bertanggungjawab dan menjijikkan serta mengabaikan banyaknya bukti ilmiah dari 7 spesies mamalia yang sejauh ini sudah dikloning," kata Rudolf Jaenisch, ahli kloning dari Massachusetts Institute of Technology.


Ilmuwan Roslin's Institute, Ian Wilmut yang berperan dalam kelahiran Dolly menegaskan, kloning pada manusia amat mengejutkan karena jumlah kegagalan yang tinggi dan kematian pada bayi yang baru lahir. Kloning pada binatang menunjukkan adanya kelemahan. Dolly, mamalia pertama yang berhasil dikloning terbukti menderita arthritis pada usianya yang masih muda. Domba betina ini dikloning dengan teknik kloning transfer inti sel somatik (sel tubuh). DNA Dolly berasal dari sel tunggal yang diambil dari sel telur induknya yang kemudian difusikan dengan sel 'mammary' (sel kelenjar susu). Sel yang telah bergabung berkembang menjadi embryo yang kemudian ditanamkan pada biri-biri pengganti.

Walau dikatakan berhasil, prosedur kloning ini tidaklah sempurna. Diperlukan 227 percobaan sebelum akhirnya tercipta Dolly. Kloning pada manusia lebih rumit dengan resiko yang besar dan sangat potensial terjadi kesalahan. Para ilmuwan khawatir, penggunaan teknik ini pada manusia akan 'memunculkan' malformasi. National Bioethics Advisory Commission mengemukakan, penggunaan binatang guna memahami proses-proses biologi seperti dalam kasus Dolly, memberikan harapan besar bagi kemajuan dunia medis di masa depan. Namun tidak ada pembenaran untuk riset dengan tujuan menghasilkan anak manusia melalui teknik ini.

Para ilmuwan juga amat risau dengan risiko medik dan ketidakpastian yang berhubungan dengan kloning manusia. Salah satu kekhawatirannya adalah jika seorang bayi di klon, maka kromosomnya akan cocok dengan usia donor. Misalnya seorang anak hasil kloning yang berusia 5 tahun akan tampak seperti berumur 10 karena mendapat kromosom dari donor berusia 5 tahun , dengan disertai risiko penyakit jantung dan kanker.

Resiko buruk juga mengintai para wanita yang memutuskan mengandung bayi kloning. Menurut ahli perkembangan embryo pada mamalia, Prof. Richard Gardner, para wanita tersebut beresiko terkena satu jenis kanker yang tidak biasa dan unik pada manusia, yang menyerang rahim, yaitu choriocarcinoma. Mengacu pada berbagai resiko ini banyak negara melarang dilakukannya riset-riset kloning pada manusia. Presiden AS kala itu Bill Clinton mengeluarkan rekomendasi moratorium atau penghentian riset kloning manusia selama 5 tahun. Hampir semua agama juga melarang teknologi kloning pada manusia.

Namun selain memiliki sisi gelap, penelitian kloning pada manusia sebenarnya memberikan harapan bagi masa depan dunia kedokteran. Teknik kloning memungkinkan dokter mengidentifikasi penyebab keguguran spontan, memberikan pemahaman pertumbuhan cepat sel kanker, penggunaan sel stem untuk meregenerasi jaringan syaraf, kemajuan dalam penelitian masalah penuaan, genetika dan pengobatan.

Bertolak dari manfaat dan mudlaratnya teknologi kloning ini, agamawan, ahli politik, ahli hukum dan pakar kemasyarakatan perlu segera merumuskan mengenai aturan pemakaian teknologi kloning. Sebab ditangan ilmuwan 'hitam', kloning bisa menjadi malapetaka.

Seorang anggota kelompok Raelian, Brigitte Boisselier mengatakan, bukti ilmiah akan diajukan segera, jika saya tidak mengajukan bukti ilmiah, pasti Anda mengatakan saya telah mengarang cerita. Jadi satu-satunya cara adalah kami akang mengundang seorang pakar independen ke tempat orang tua bayi itu. Di sana ia bisa mengambil contoh sel dari bayi dan ibunya, untuk kemudian membandingkannya. Jadi, Anda akan mendapatkan bukti.

Raelian sejauh ini dikenal sebagai sekte agama yang percaya bahwa kehidupan di luar angkasa telah menciptakan kehidupan di bumi. Kelompok yang mendapat pengakuan resmi pemerintah negara bagian Quebec, Kanada, sebagai gerakan agama di tahun 1990-an ini mengklaim memiliki 55 ribu anggota di berbagai penjuru dunia, termsuk Amerika. Kelompok ini memilki sebuah taman yang terbuka untuk umum bernama UFOland, dekat Montreal.



KLONING terhadap manusia (Eve) merupakan sebuah keberhasilan para ilmuwan Barat dalam memanfaatkan sains yang akhirnya mampu membuat sebuah kemajuan pesat -- yang telah melampaui seluruh ramalan manusia. Betapa tidak, cara ini dianggap sebagai jalan untuk memperbaiki kualitas keturunan: lebih cerdas, kuat, rupawan, ataupun untuk memperbanyak keturunan tanpa membutuhkan proses perkembangbiakan konvensional.

MEKANISME IKAN BERENANG

MEKANISME IKAN BERENANG


Gerakan hewan merupakan tindakan dari hewan untuk berpindah tempat dengan berbagai cara, termasuk berjalan, berenang, melompat dan terbang. Hewan bergerak untuk berbagai alasan, seperti  untuk menemukan makanan,  pasangan, atau tempat tinggal yang cocok, dan untuk menghindari predator. Untuk hewan kemampuan bergerak sangat penting untuk kelangsungan hidup (Bejan, 2006)). Perbedaan tempat tinggal hewan, jenis makanan, dan cara mempertahankan diri menyebabkan mekanisme dan alat gerak hewan berbeda-beda.

Salah satu jenis gerakan hewan air adalah berenang, seperti yang dilakukan oleh ikan. Air memiliki kerapatan yang lebih besar dibandingkan udara sehingga hewan lebih sulit bergerak di air. Namun sebaliknya, air memiliki gaya angkat yang lebih besar dibandingkan dengan udara. Hewan air mampu bertahan karena adanya gaya angkat. Tubuh hewan air tidak lebih rapat dari lingkungan perairannya, dan harus mampu untuk mempertahankan posisinya di air (Jolt, 2010). Meskipun membutuhkan sedikit energi lebih untuk mempertahankan posisi vertikal, namun bergerak pada posisi horisontal akan jauh  lebih sulit. Beberapa hewan yang hidup di air memiliki struktur tubuh dan sistem gerak yang khas. Salah satu bentuk tubuh yang paling banyak dimiliki oleh hewan air adalah bentuk torpedo, meskipun mekanisne yang digunakan untuk bergerak berbeda. Bentuk tubuh ini memungkinkan tubuh meliuk dari sisi ke sisi, seperti yang terjadi pada ikan hiu dan banyak ikan lainnya, atau gerakan atas dan bawah, seperti pada mamalia laut (Bejan, 2006).
Untuk  memudahkan bergerak di dalam air, ikan memiliki bentuk tubuh yang aerodinamis (streamline) untuk mengurangi hambatan ketika bergerak didalam air.

Ekor dan sirip ekor yang lebar berfungsi untuk mendorong gerakan ikan dalam air. Sirip tambahan digunakan untuk mencegah gerakan yang tidak di inginkan. Gelembung renang untuk mengatur gerakan vertical. Dan ikan memiliki susunan otot dan tulang belakang yang flexsibel untuk mendorong ekor ikan di dalam air. (Jolt, 2010)

Ikan berenang dengan mengerahkan kekuatan terhadap air di sekitarnya. Ada pengecualian, tetapi ini biasanya disebabkan oleh kontraksi otot ikan di kedua sisinya untuk menghasilkan gelombang lenturan yang berjalan di sepanjang tubuh ikan dari hidung sampai ke ekor. Vektor gaya yang bekerja  pada air dengan gerakan secara lateral menghasilkan gaya yang mendorong ikan ke depan (Alfiansyah, 2011).

Sebagian besar ikan menggunakan gerakan lateral pada tubuh dan sirip ekornya untuk menghasilkan gaya dorong ke depan. Tetapi  ada juga yang bergerak menggunakan sirip pasangan dan sirip tengahnya. Ikan yang bergerak dengan sirip pasangan dan sirip tengah cocok untuk hidup di terumbu karang. Tapi jenis ikan ini tidak dapat berenang secepat ikan yang menggunakan tubuh dan sirip ekornya (Wikipedia, 2012).

Organ-organ keseimbangan pada ikan adalah gelembung renang, gurat sisi, dan sirip. Gelembung renang hanya terdapat pada ikan teleostei, gelembung renang berfungsi sebagai alat hidrostatik untuk menyesuaikan diri dengan tekanan air terhadap tubuhnya, sebagai alat bantu ikan memiliki sejumlah sirip, sirip yang berpasangan adalah untuk gerak maju mundur misalnya sirip dada dan sirip perut. Sirip tunggal adalah untuk keseimbangan, misalnya sirip punggung dan sirip belakang.  Dimana sirip belakang terdapat lubang anus.  Di sisi tubuh ikan memanjang ke belakang terdapat gurat sisi dan di dalam gurat sisi tersebut terdapat ujung-ujung saraf neromas (Mahardono, 1979).

Menurut Subani (1979), sirip yang mudah digerakkan, digunakan untuk berenang yaitu untuk dapat menyeimbangkan tubuhnya di dalam air, mengemudi serta untuk merem.  Sewaktu sirip ekor mengemudi dan mendorong, sirip punggung menjaga agar luncurannya seimbang. Sirip ikan memungkinkan ikan bergerakdalam air karena memperoleh gaya dorong dari gerakan siripnya yang lebar. Sirip ini memberikan tekanan yang besar ke air ketika sirip tersebut digerakkan.Akibatnya, ikan memperoleh gaya dorong air sebagai reaksinya.Hal ini megacu pada hukum III Newton yang berbunyi ketika suatu benda menberikan gaya pada benda kedua tersebut,memberikan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah terhadap benda yang pertama.

Pada saat ikan berenang juga mengalami gaya apung/gaya ke atas pada saat berenang. Hal ini sesuai dengan prinsip Archimedes yang berbunyi: “Sebuah benda yang tenggelam seluruhnya atau sebagian dalam suatu fluida diangkat ke atas oleh sebuah gaya yang sama dengan berat fluida yang dipindahkan”.
Untuk dapat berenang di dasar, di tengah, dan di permukaan air, ikan memiliki gelembung renang. Gelembung renang merupakan organ internal yang dipenuhi oleh gas yang berfungsi memberi kemampuan ikan untuk mengendalikan daya apung sehingga mampu menghemat energy untuk berenang . Fungsi lain gelembung renang adalah digunakan sebagai ruang beresonansi untuk memproduksi atau menerima suara. Ketika akan menuju dasar, ikan memperkecil volumenya dengan sedikit menghirup O2 sehingga massa jenisnya lebih besar daripada massa jenis air yang ditempatinya.  Dan ketika akan menuju ke permukaan, ikan akan memperbesar volumenya dengan menghirup banyak Osehingga massa jenis ikan lebih kecil daripada massa jenis air yang ditempatinya.  Ketika ada kecepatan relatif antara air dan ikan, tubuh ikan akan mengalami gaya gesek fluida yang melawan gerak relatif ikan dengan arah sesuai arah alir air relatif terhadap ikan. Gaya gesek yang dialami ikan adalah gaya gesek zat alir.

KULTUR JARINGAN

KULTUR JARINGAN


  •  Pengertian Kultur Jaringan

Menurut Suryowinoto (1991), kultur jaringan dalam bahasa asing disebut sebagai tissue culture. Kultur adalah budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. jadi, kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya.

Kultur jaringan (Tissue Culture) merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. Prinsip utama dari teknik kultur jaringan adalah perbayakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril.

  • Prinsip Dasar Kultur Jaringan


Kultur jaringan merupakan suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tumbuhan seperti protoplasma, sekelompok sel, jaringan atau organ serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptik sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali.

Teori yang mendasari tehnik kultur jaringan adalah teori sel oleh Schawann dan Scheleiden (1838) yang menyatakan sifat totipotensi (total genetic potential) sel, yaitu bahwa setiap sel tanaman yang hidup dilengkapi dengan informasi genetik dan perangkat fisiologis yang lengkap untuk tumbuh dan berkembang menjadi tanaman utuh, jika kondisinya sesuai.

  • Manfaat Kultur Jaringan
  1. Melestarikan sifat tanaman induk
  2. Menghasilkan tanaman yang memiliki sifat sama
  3. Menghasilkan tanaman baru dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat
  4. Dapat menghasilkan tanaman yang bebas virus
  5. Dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah
  6. Untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika. Sel yang telah direkayasa dikembangkan melalui kultur jaringan sehingga menjadi tanaman baru secara lengkap
  7. Pelaksanaannya tidak tergantung pada musim.


  • Kelemahan Kultur Jaringan
  1. Diperlukan biaya awal yang relatif tinggi
  2. Hanya mampu dilakukan oleh orang-orang tertentu, karena memerlukan keahlian khusus
  3. Bibit hasil kultur jaringan memerlukan proses aklimatisasi, karena terbiasa dalam kondisi lembap dan aseptik.


  • Keuntungan Kultur Jaringan
  1. Pengadaan bibit tidak tergantung musim
  2. Bibit dapat diproduksi dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif lebih cepat  (dari satu mata tunas yang sudah respon dalam 1 tahun dapat dihasilkan minimal 10.000 planlet/bibit)
  3. Bibit yang dihasilkan seragam
  4. Bibit yang dihasilkan bebas penyakit (menggunakan organ tertentu)
  5. Biaya pengangkutan bibit relatif lebih murah dan mudah
  6. Dalam proses pembibitan bebas dari gangguan hama, penyakit, dan deraan lingkungan  lainnya
  7. Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki
  8. Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa


  • Tahapan yang dilakukan dalam perbanyakan tanaman dengan teknik kultur jaringan adalah:

a. Pemilihan dan Penyiapan Tanaman Induk Sumber Eksplan

Tanaman tersebut harus jelas jenis, spesies, dan varietasnya serta harus sehat dan bebas dari hama dan penyakit. Tanaman indukan sumber eksplan tersebut harus dikondisikan dan dipersiapkan secara khusus di rumah kaca atau greenhouse agar eksplan yang akan dikulturkan sehat dan dapat tumbuh baik serta bebas dari sumber kontaminan pada waktu dikulturkan secara in-vitro.

b. Inisiasi Kultur

Tujuan utama dari propagasi secara in-vitro tahap ini adalah pembuatan kultur dari eksplan yang bebas mikroorganisme serta inisiasi pertumbuhan baru (Wetherell, 1976). ini mengusahakan kultur yang aseptik atau aksenik. Aseptik berarti bebas dari mikroorganisme, sedangkan aksenik berarti bebas dari mikroorganisme yang tidak diinginkan. Dalam tahap ini juga diharapkan bahwa eksplan yang dikulturkan akan menginisiasi pertumbuhan baru, sehingga akan memungkinkan dilakukannya pemilihan bagian tanaman yang tumbuhnya paling kuat,untuk perbanyakan (multiplikasi) pada kultur tahap selanjutnya (Wetherell, 1976).

c. Sentrilisasi

Sterilisasi adalah bahwa segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat yang steril, yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga sterail. Sterilisasi juga dilakukan terhadap peralatan, yaitu menggunakan etanol yang disemprotkan secara merata pada peralatan yang digunakan. Teknisi yang melakukan kultur jaringan juga harus steril.

d. Multiplikasi atau Perbanyakan Propagul

Tahap ini bertujuan untuk menggandakan propagul atau bahan tanaman yang diperbanyak seperti tunas atau embrio, serta memeliharanya dalam keadaan tertentu sehingga sewaktu-waktu bisa dilanjutkan untuk tahap berikutnya. Pada tahap ini, perbanyakan dapat dilakukan dengan cara merangsang terjadinya pertumbuhan tunas cabang dan percabangan aksiler atau merangsang terbentuknya tunas pucuk tanaman secara adventif, baik secara langsung maupun melalui induksi kalus terlebih dahulu. Seperti halnya dalam kultur fase inisiasi, di dalam media harus terkandung mineral, gula, vitamin, dan hormon dengan perbandingan yang dibutuhkan secara tepat (Wetherell, 1976). Hormon yang digunakan untuk merangsang pembentukan tunas tersebut berasal dari golongan sitokinin seperti BAP, 2-iP, kinetin, atau thidiadzuron (TDZ).

e. Pemanjangan Tunas, Induksi, dan Perkembangan Akar

Tujuan dari tahap ini adalah untuk membentuk akar dan pucuk tanaman yang cukup kuat untuk dapat bertahan hidup sampai saat dipindahkan dari lingkungan in-vitro ke lingkungan luar. Dalam tahap ini, kultur tanaman akan memperoleh ketahanannya terhadap pengaruh lingkungan, sehingga siap untuk diaklimatisasikan (Wetherell, 1976). Tunas-tunas yang dihasilkan pada tahap multiplikasi di pindahkan ke media lain untuk pemanjangan tunas. Media untuk pemanjangan tunas mengandung sitokinin sangat rendah atau tanpa sitokinin. Tunas tersebut dapat dipindahkan secara individu atau berkelompok. Pemanjangan tunas secara berkelompok lebih ekonomis daripada secara individu. Setelah tumbuh cukup panjang, tunas tersebut dapat diakarkan. Pemanjangan tunas dan pengakarannya dapat dilakukan sekaligus atau secara bertahap, yaitu setelah dipanjangkan baru diakarkan. Pengakaran tunas in-vitro dapat dilakukan dengan memindahkan tunas ke media pengakaran yang umumnya memerlukan auksin seperti NAA atau IBA. Keberhasilan tahap ini tergantung pada tingginya mutu tunas yang dihasilkan pada tahap sebelumnya.

f. Aklimatisasi

Dalam proses perbanyakan tanaman secara kultur jaringan, tahap aklimatisasi planlet merupakan salah satu tahap kritis yang sering menjadi kendala dalam produksi bibit secara masal. Pada tahap ini, planlet atau tunas mikro dipindahkan ke lingkungan di luar botol seperti rumah kaca , rumah plastik, atau screen house (rumah kaca kedap serangga). Proses ini disebut aklimatisasi. Aklimatisasi adalah proses pengkondisian planlet atau tunas mikro (jika pengakaran dilakukan secara ex-vitro) di lingkungan baru yang aseptik di luar botol, dengan media tanah, atau pakis sehingga planlet dapat bertahan dan terus menjadi bibit yang siap ditanam di lapangan. Prosedur pembiakan dengan kultur jaringan baru bisa dikatakan berhasil jika planlet dapat diaklimatisasi ke kondisi eksternal dengan keberhasilan yang tinggi.

  • Macam-Macam Kultur Jaringan
  1. Kultur meristem, menggunakan jaringan (akar, batang, daun) yang muda atau meristematik
  2. Kultur  anter, menggunakan kepala sari sebagai eksplan
  3. Kultur embrio, menggunakan embrio. Misalnya pada embrio kelapa kopyor yang sulit dikembangbiakan secara alamiah
  4. Kultur protoplas, menggunakan sel jaringan hidup sehingga eksplan tanpa dinding
  5. Kultur kloroplas, menggunakan kloroplas. Kultur ini biasanya untuk memperbaiki atau membuat varietas baru
  6. Kultur polen, menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya.

PENYEBAB PERGANTIAN SIANG DAN MALAM

PENYEBAB PERGANTIAN SIANG DAN MALAM


Pergantian siang dan malam yang terjadi setiap hari disebabkan oleh dua hal utama. Pertama, karena sumber cahaya kuat di Tata Surya hanya ada satu, yaitu Matahari. Yang kedua adalah karena Bumi berputar pada porosnya.

Sejak Bumi terbentuk 4,5 milyar tahun yang lalu, selalu ada separuh bagian Bumi yang terpapar cahaya Matahari dan mengalami siang serta separuh lagi yang tidak dan mengalami malam. Namun karena Bumi berputar pada porosnya (disebut gerak rotasi), semua wilayah di Bumi jadi mengalami siang dan malam secara bergantian. Sebenarnya ada banyak bintang dan terkadang ada Bulan Purnama yang menerangi langit malam. Namun kondisinya tetaplah gelap karena cahaya seluruh benda langit tersebut tidaklah cukup kuat untuk mengubah malam hari menjadi terang benderang.

Gerakan berputar Bumi pada porosnya atau yang sering disebut rotasi Bumi, mengakibatkan permukaan Bumi yang terkena sinar Matahari berubah bergantian sejalan dengan kecepatan Bumi berputar. Permukaan Bumi yang terkena sinar Matahari akan mengalami keadaan terang atau siang dan sebaliknya, yang tidak terkena sinar Matahari akan mengalami keadaan gelap atau malam.

Arah rotasi Bumi adalah dari arah barat ke timur. Sehingga dalam hal ini, bumi akan beputar berlawanan arah dengan arah perputaran jarum jam. Keadaan ini juga mengakibatkan belahan Bumi dibagian timur mengalami waktu pagi paling awal dan juga Matahari terlihat terbit dari arah timur.


Selain mengakibatkan terjadinya siang dan malam, rotasi Bumi yang berlangsung selama 23 jam 56 menit 4,091 detik dalam satu periode tersebut juga mengakibatkan beberapa keadaan di Bumi. Menurut informasi yang saya dapat dari sini, ada 11 (sebelas) akibat lain yang dapat terjadi karena rotasi Bumi, yaitu: (1) Terjadinya perubahan waktu; (2) Terjadinya perubahan arah angin; (3) Terjadinya perbedaan ketebalan atmosfer; (4) Terjadinya perbedaan percepatan gravitasi; (5) Bentuk bumi menjadi bulat spheroid; (6) Terjadinya pembelokan arah angin; (7) Terjadinya gerak semu harian matahari dan benda-benda langit lainnya; (8) Terjadinya gaya coriolis; (9) Dapat berfungsinya satelit; (10) Terjadi perubahan arah bandul (efek faucault);  dan (11) Adanya jetlag Bila kita naik pesawat. Beberapa akibat rotasi Bumi tersebut akan saya bahas pada artikel 300 kata berikutnya.

Gerak Bumi sebenarnya bukan hanya rotasi saja, tetapi ada satu gerak lagi yang disebut revolusi (gerak mengelilingi Matahari). Dalam mengelilingi Matahari, Bumi tidaklah berotasi dengan tegak melainkan sedikit miring (sekitar 23,5 derajat). Kemiringan tersebut menyebabkan tidak seluruh permukaan Bumi mendapatkan panjang siang dan malam yang sama dalam waktu satu tahun.

Pada satu saat, wilayah yang terletak jauh dari ekuator Bumi akan mengalami siang yang lebih panjang dari malamnya. Kemudian hal yang sebaliknya terjadi 6 bulan kemudian. Itulah mengapa negara-negara yang terletak jauh dari ekuator (misalnya Jerman, Amerika Serikat, dan Australia) memiliki empat musim dalam setahun, yaitu musim dingin, semi, panas, dan gugur. Berbeda halnya dengan di Indonesia yang hanya memiliki dua musim saja selama setahun, yaitu musim kemarau dan musim hujan.

Kemiringan sumbu rotasi Bumi

Kemiringan sumbu rotasi Bumi menyebabkan empat musim di negara yang terletak jauh dari ekuator. Di bagian kutub-kutub Bumi bahkan terjadi hal yang lebih ekstrim. Siapapun yang tinggal di sana akan mengalami siang hari yang terjadi selama 6 bulan dan malam hari yang terjadi selama 6 bulan juga. Itulah mengapa di kutub sangat dingin dan ada banyak es. Jadi, sungguh menguntungkan karena kita tinggal di Indonesia yang berada di sekitar ekuator.

Sumber gambar:
1. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Blue_Marble_rotating.gif

2. http://www.nationsonline.org/oneworld/earth.htm

DAMPAK BERBAHAYA ZAT PENGAWET MAKANAN BAGI TUBUH

DAMPAK BERBAHAYA ZAT PENGAWET MAKANAN BAGI TUBUH

Gambar 1. beberapa contoh zat pengawet

Mungkin sebagian masyarakat tidak mengetahui bahwa penyedap rasa yang kita konsumsi sehari-hari mengandung bahan pengawet. Apalagi para pedagang makanan, kebanyakan dari mereka pasti menggunakan penyedap rasa untuk makanan yang dijualnya tanpa mempedulikan bahaya yang terkandung didalam penyedap rasa tersebut. Bukan hanya para pedagang makanan yang menggunakan penyedap rasa, tetapi para ibu-ibu rumah tangga juga kebanyakan menggunakan penyedap rasa untuk masakan yang dibuatnya.Kita tidak bisa hanya menyalahkan pedagang dalam kasus ini,kita pun sebagai konsumen juga kurang selektif dalam memilih makanan yang kita beli. Bagi konsumen yang penting makanan yang dibelinya mempunyai cita rasa yang enak tanpa mempedulikan kesehatan mereka,begitupun harganya.

Gambar 2. Bahan Penyedap Rasa Makanan

Penyedap makanan atau rasa yang sering digunakan oleh para pencipta kuliner antara lain : mecin (sasa, ajinamoto,dll), royco,masako dan penyedap rasa lainnya. Semua penyedap rasa/makanan tersebut mengandung bahan pengawet yang tidak baik untuk kesehatan tubuh kita. Bahan pengawet makanan merupakan bahan yang ditambahkan pada makanan untuk mencegah atau mengahambat rusak atau busuknya makanan tersebut. Bahkan sampai saat ini bahan pengawet menjadi sasaran utama bagi para pencipta kuliner agar makanannya tetap laku dan sekaligus mempertahankan bentuk kemasannya. Beberapa bahan pengawet yang termasuk antioksidan berfungsi mencegah makanan agar tidak menjadi tengik yang disebabkan oleh perubahan kimiawi dalam makanan tersebut.

Menurut BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) ada bahan pengawet legal yang dalam kadar tertentu aman di gunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan,tetapi jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama akan bisa menggangu kesehatan tubuh kita. Misalnya bahan pengawet : Benzoat, propionat, nitrit, nitrat, sorbat dan sulfit.

  • Ada beberapa bahan pengawet yang sangat dilarang dan berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia, antara lain :

  1. Asam Borat, atau yang sering disebut dengan borak. Borak dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Borak merupakan bahan antiseptik lantai dan bahan untuk las
Gambar 3. Boraks
   
     2. Asam Salsiat,yang biasa digunakan untuk pengawet teh botol
     3. Kloramfenikol, merupakan salah satu antibiotik yang disalahgunakan sebagai pengawet udang segar.
         Penggunaan antibiotik yang tidak rasional akan berdampak terjadinya resistensi pada pengobatan.
     4. Formalin, sebenarnya digunakan sebagai pengawet mayat tetapi disalahgunakan sebagai pengawet
         makanan.
Gambar 4. Formalin


  • Adapun pengawet yang diizinkan (Permenkes No.722/1988) yaitu : Asam Benzoat, Asam Propionat, Asam Sorbat, Belerang Dioksida, Kalium Benzoat, Kalium Bilsufit, Kalium Nitrat, Kalium Nitril dan Kalium Sulfit.

PRINSIP KERJA PESAWAT TERBANG

PRINSIP KERJA PESAWAT TERBANG

Gambar 1. Pesawat  terbang tampak samping

Dalam kajian gaya angkat pada sayap pesawat terbang, setidaknya ada tiga prinsip fisika yang mendasari bekerjanya untuk gaya angkat pada sayap pesawat terbang yaitu prinsip Bernoulli, Hukum III Newton, dan efek  Coanda. Berikut ini dijelaskan tentang ketiga prinsip fisika ketika gaya angkat pada sayap pesawat terbang  sedang bekerja.

Prinsip  Bernoulli  menyatakan  bahwa  semakin  tinggi  kecepatan  fluida  (untuk ketinggian  yang  relatif  sama),  maka  tekanannya  akan  mengecil.  Dengan demikian  akan  terjadi  perbedaan  tekanan  antara  udara  bagian  bawah  dan  atas sayap. Hal  inilah  yang  menciptakan  gaya  angkat  L (lift).

Sayap pesawat memiliki kontur potongan melintang yang  unik yaitu airfoil.  Pada  airfoil,  permukaan  atas  sedikit  melengkung  membentuk  kurva cembung,  sedangkan  permukaan  bawah  relatif  datar.  Bila  sekelompok  udara mengenai  kontur  airfoil  ini,  maka  ada  kemungkinan  bahwa  udara  bagian  atas akan  memiliki  kecepatan lebih  tinggi  dari  bagian  bawah. Hal  ini  disebabkan karena  udara  bagian atas  harus melewati jarak yang lebih  panjang (permukaan atas airfoil adalah cembung) dibandingkan udara bagian bawah. Penjelasan  dengan  prinsip Bernoulli  ini  masih  menuai  pro-kontra, namun  penjelasan  ini  pulalah  yang digunakan Boeing untuk menjelaskan prinsip gaya angkat.
Gambar 2. Penampang dan diagram aliran angin di sekeliling sayap pesawat 

Selain itu jika kita lihat penampang melintang sayap pesawat, akan kita dapati bidang sayap pesawat tidaklah sejajar dengan tubuh pesawat, tetapi agak miring di bagian depan (yang disebut sebagai angle of attack) dengan sudut sekitar 4 derajat untuk pesawat-pesawat kecil. Dengan bentuk seperti ini, udara yang dilintasi pesawat akan sedikit ‘tertahan’ di bagian bawah sayap, yang akhirnya mendorong sayap ke atas. Efek serupa dapat kita jumpai jika kita merentangkan tangan keluar kaca jendela mobil yang melaju, dan menaikkan sisi yang menghadap arah angin sedikit. Akan ada dorongan yang cukup kuat ke atas. Prinsip-prinsip inilah, dengan sedikit kontribusi prinsip Bernoulli, yang menjadi faktor utama di balik terbangnya sebuah pesawat.
 
Gambar 3.   angle of attack dari pesawat

Penjelasan  tentang  Hukum  III  Newton  menekankan  pada  prinsip perubahan  momentum  manakala  udara  dibelokkan  oleh  bagian  bawah  sayap pesawat. Dari prinsip  aksi  reaksi,  muncul  gaya pada  bagian  bawah sayap  yang besarnya  sama  dengan  gaya  yang  diberikan  sayap  untuk  membelokkan  udara. Disinilah kuncinya : “Bentuk sayap yang sedemikian rupa membuat udara yang mengalir di atas ‘diarahkan’ sehingga secara umum lebih banyak udara yang dihembuskan ke arah bawah”. Dari fakta ini, sesuai hukum III Newton, dengan adanya udara yang dihembuskan ke bawah oleh sayap, udara di bawah pesawat akan ‘balas mendorong’ pesawat.

Sedangkan penjelasan menggunakan efek Coanda menekankan pada beloknya kontur  udara  yang  mengalir  di  bagian  atas  sayap.  Bagian  atas  sayap  pesawat yang  cembung  memaksa  udara  untuk  mengikuti  kontur  tersebut.  Pembelokan kontur udara tersebut dimungkinkan karena adanya daerah tekanan rendah pada  bagian  atas  sayap  pesawat  (atau  dengan  penjelasan  lain, pembelokan kontur udara  tersebut  menciptakan  daerah  tekanan  rendah).  Perbedaan tekanan tersebut menciptakan perbedaan gaya yang menimbulkan gaya angkat L (lift). Meski belum  ada  konsensus  resmi  mengenai  mekanisme  yang  paling  akurat  untuk menjelaskan  munculnya  fenomena  gaya  angkat,  yang  jelas  sayap pesawat berhasil mengubah sebagian gaya dorong T (thrust) mesin menjadi gaya angkat L (lift).

  • Gaya-gaya yang bekerja

Gaya-gaya aerodinamika ini meliputi gaya angkat (lift), gaya dorong (thrust), gaya berat (weight), dan gaya hambat udara (drag). Gaya-gaya inilah yang mempengaruhi profil terbang semua benda-benda di udara, mulai dari burung-burung yang bisa terbang mulus secara alami sampai pesawat terbang yang paling besar sekalipun.Berikut ini hal-hal yang mendefinisikan gaya-gaya tersebut dalam sebuah penerbangan yang lurus dan datar, tidak berakselerasi (stright and level, unaccelerated) adalah:
  1. Thrust, adalah gaya dorong, yang dihasilkan oleh mesin (powerplant)/ baling-baling. Gaya ini kebalikan dari gaya tahan (drag). Sebagai aturan umum, thrust beraksi paralel dengan sumbu longitudinal. Tapi sebenarnya hal ini tidak selalu terjadi, seperti yang akan dijelaskan kemudian.
  2. Drag, adalah gaya ke belakang, menarik mundur, dan disebabkan oleh gangguan aliran udara oleh sayap, fuselage, dan objek-objek lain. Drag kebalikan dari thrust, dan beraksi kebelakang paralel dengan arah angin relatif (relative wind).
  3. Weight, gaya berat adalah kombinasi berat dari muatan pesawat itu sendiri, awak pesawat, bahan bakar, dan kargo atau bagasi. Weight menarik pesawat ke bawah karena gaya gravitasi. Weight melawan lift (gaya angkat) dan beraksi secara vertikal ke bawah melalui center of gravity dari pesawat.
  4. Lift, (gaya angkat) melawan gaya dari weight, dan dihasilkan oleh efek dinamis dari udara yang beraksi di sayap, dan beraksi tegak lurus pada arah penerbangan melalui center of lift dari sayap.

                                                                Gambar 4. Force of Fligth

  • Proses terjadinya gaya angkat pesawat terbang bergantung pada hal-hal berikut ini:

  1. Sudut pertemuan antara sayap dan udara (sudut) : lift (gaya angkat) akan makin besar, bila sudut pertemuan antara sayap dan udara makin besar (sampai suatu batas tertentu).
  2. Massa jenis udara: makin besar mssa jenis udara makin besar pula lift-nya.
  3. Kecepatan pesawat relatif terhadap udara: makin cepat gerak pesawat makin besar pula lift-nya.
  4. Desain airfoil (airfoil adalah sesuatu permukaan yang bila bergerak relatif terhadap udara memberikan suatu aksi dinamika yang berguna).

Gambar 5. Gaya Angkat Pesawat Terbang

  • Gerak pesawat terbang terdiri atas 3 sumbu gerakan.

  1. Sumbu Vertikal yaitu: gerakan berotasi terhadap sumbu-y yang digunakan untuk membelok ke kiri atau ke kanan. Gerakan membelok ini diatur oleh Rudder (1). Gerakan ini disebut yaw (bergoyang)
  2. Sumbu Longitudinal yaitu : gerakan berotasi terhadap sumbu-x, yaitu mengguling (rolling) ke samping. Gerakan ini diatur oleh aileron (5 dan 6) dengan cara menurunkan satu aileron dan menaikkan aileron yang lain. Ini dilakukan dengan cara menarik handle a ke samping. Gerakan mengguling kesamping ini digunakan pada saat membelok untuk menjaga efek tekanan samping.
  3. Sumbu lateral atau sumbu transversal: gerakan rotasi terhadap sumbu-z, yaitu gerakan hidung pesawat naik turun. Bila handle a ditarik, kedua elevator naik keatas, sehingga ekor pesawat tertekan ke bawah. Dan hidung pesawat naik. Gerakan ini disebut pitch.

10 MANFAAT KESEHATAN ALPUKAT

10 Manfaat Kesehatan Apokat / Alpukat


Berikut ini adalah 10 manfaat kesehatan dari buah apokat yang bisa membuat kita tidak ragu lagi makan 1 buah apokat setiap hari:
1. Manfaat ApokatPencegahan Terhadap Kanker Prostat
Apokat terbukti dapat menekan pertumbuhan kanker prostat.

2. Pencegahan Kanker Mulut
Penelitian telah menunjukkan bahwa zat tertentu pada apokat dapat menemukan dan mematikan sel penyebab kanker mulut tanpa melukai sel yang sehat.

3. Pencegahan Kanker Payudara
Apokat seperti halnya minyak olive mengandung banyak asam oleat yang dapat mencegah kanker payudara pada banyak studi.

4. Kesehatan Mata
Apokat mempunyai lebih banyak kandungan karotenoid daripada buah-buah yang biasa dikonsumsi lainnya. Zat ini melindungi terhadap penurunan penglihatan serta katarak, dua penyakit mata yang disebabkan oleh usia.

5. Menurunkan Kolesterol
Apokat banyak mengandung beta-sitosterol, sebuah zat yang terbukti dapat menurunkan tingkat kolesterol darah. Pada sebuah studi yang terdiri dari 45 sukarelawan mengalami penurunan kolesterol hingga 17% setelah mengkonsumsi apokat banyak selama satu minggu.

6. Kesehatan Jantung
Satu cangkir apokat mengandung 23% dari nilai asupan asam folate yang dianjurkan. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang makan banyak folat mempunyai resiko terkena penyakit jantung yang lebih rendah daripada yang tidak. Vitamin E, lemak tidak jenuh dan glutathione pada apokat juga sangat baik untuk jantung Anda.

7. Pencegahan Stroke
Kandungan folate yang tinggi pada apokat juga mencegah stroke. Orang yang makan banyak folat mempunyai resiko terkena stroke yang lebih rendah daripada yang tidak.

8. Penyerapan Gizi yang Lebih Baik
Penelitian menemukan bahwa beberapa jenis gizi dapat diserap dengan lebih baik apabila dikonsumsi bersama apokat. Pada sebuah studi, ketika para peserta mengkonsumsi salad yang mengandung apokat, mereka dapat menyerap lima kali jumlah karoten (sekelompok gizi termasuk lycopene dan beta karoten) daripada mereka yang tidak mencampurnya dengan apokat.

9. Sumber Glutathione
Apokat adalah sumber yang baik dari glutathione, sebuah anti oksidan penting yang oleh para peneliti diketahui dapat mencegah penuaan, kanker dan serangan jantung.

10. Sumber Vitamin E

Apokat adalah buah yang merupakan sumber dari vitamin E, vitamin utama yang melindungi dari banyak penyakit dan membantu menjaga kesehatan kita secara keseluruhan.

7 MACAM DIET SEHAT DAN ALAMI

7 MACAM DIET SEHAT DAN ALAMI


Memiliki tubuh yang langsing merupakan impian banyak orang, terutama wanita. Tubuh yang langsing memang sering dianggap sebagai patokan ideal apabila ingin disebut cantik ataupun seksi. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa kecantikan itu relatif dan tidak hanya dipandang dari ukuran tubuh saja, namun pada kenyataannya hal ini tidak selalu benar. Dapat dilihat setiap hari ada semakin banyak wanita yang berlomba-lomba untuk cepat menurunkan berat badan dan membuat tubuh mereka tampak seperti model-model di televisi. Banyak cara dilakukan dan diantaranya melalui diet. Diet bukan hanya dilakukan untuk mendapatkan berat tubuh ideal. Diet juga dapat berarti modifikasi pola makan untuk memperoleh tekanan darah yang normal, menjaga mood, bahkan kesehatan tubuh yang lebih baik. Adapun diet yang dimaksud haruslah sehat dan alami, caranya sebagai berikut :

1. DIET RENDAH KARBOHIDRAT
Diet ini didasari oleh pemikiran bahwa karbohidrat yang memicu peningkatan kadar gula darah secara cepat harus dihindari. Diet ini memfokuskan pada karbohidrat yang “tepat” untuk menjaga kadar gula darah tetap seimbang.
Makanan yang memiliki indeks glikemik rendah antara lain  roti gandum, oatmeal, nasi merah, kacang-kacangan. Anda dapat mengombinasikannya dengan buah-buahan dan sayur-sayuran.

2. DIET RENDAH LEMAK
Diet bukan berarti tidak makan makanan yang mengandung lemak sekalipun. Faktanya untuk tetap berenergi, Anda harus makan 30-35 persen dari total kalori dari lemak. Pada diet rendah lemak ini, Anda harus menghindari mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh seperti goreng-gorengan. Makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti kacang dan ikan bisa Anda konsumsi.
Produk-produk rendah lemak atau low fat yang sekarang banyak di pasaran juga dapat menjadi salah satu makanan pilihan. Mulailah mengganti susu, gula dan produk makanan dan minuman Anda lainnya dengan bahan-bahan yang sehat.

3. DIET VEGETARIAN

Vegetarian seringkali dikaitkan dengan kepentingan budaya, agama, dan ekologi, namun sebenarnya menjadi vegetarian juga bermanfaat bagi kesehatan. Menurut American Heart Association, beberapa studi telah menunjukkan bahwa para vegetarian memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami obesitas, penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, dan diabetes.
Seluruh diet vegetarian, meskipun ada yang masih mengandung telur dan produk susu, seringkali memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang lebih sedikit, dan lebih banyak karbohidrat kompleks, serat, magnesium, asam folat, vitamin C, dan E, serta karotenoid dibandingkan dengan diet yang mengandung daging.

4. DIET DASH
DASH merupakan akronim dari “dietary approaches to stop hypertension” atau “diet yang bertujuan untuk mengatasi hipertensi” merupakan diet yang dicetuskan oleh National Heart Lung and Blood Institute untuk menurunkan tekanan darah. Diet ini menekankan pada makanan yang seimbang yang kaya kandungan buah, sayuran, produk susu bebas lemak atau rendah lemak, gandum utuh, ikan, ayam, kacang-kacangan serta biji-bijian. Diet ini juga mengandung sedikit sodium, gula, lemak, dan daging merah.
Diet ini akan cepat menurunkan tekanan darah, dan disarankan mengimbangi pola diet ini dengan olahraga teratur. Sebuah studi menunjukkan bahwa tekanan darah sistol akan turun sebanyak 16 poin, dan diastol sebanyak 10 poin.

5. DIET RENDAH GLUTEN ATAU BEBAS GLUTEN
Gluten merupakan tipe protein yang ditemukan di produk karbohidrat seperti gandum, beras. Diet yang membatasi atau menghilangkan gluten seringkali dibutuhkan untuk pasien yang menderita gangguan usus halus (celiac disease), yang mana respon sistem imun terhadap gluten menimbulkan luka atau kerusakan pada usus halus. Inilah yang kemudian menghambat tubuh untuk menyerap nutrien penting seperti vitamin, kalsium, protein, karbohidrat, dan lemak. Diet ini mengharuskan orang untuk menghindari berbagai jeni roti, pasta, dan sereal ke dalam diet mereka.

6. DIET BLAND
Bagi Anda yang memiliki masalah dalam saluran saluran pencernannya, biasanya sang dokter akan merekomendasikan diet bland ini. Dalam diet bland biasanya Anda harus mengkonsumsi makanan-makanan yang lunak yang rendah lemak dan juga rendah serat.
Makanan yang harus Anda makan sebaiknya dikukus terlebih dahulu agar mudah dicerna. Susu, yoghurt dan keju atau sayuran dan buah yang sudah dimasak bisa menjadi pilihan Anda. Jangan lupa untuk menghindari makanan pedas, goreng-gorengan dan makanan mentah.

7. DIET KETOGENIK
Diet ketogenik bukan merupakan jenis diet yang cocok untuk semua orang. Jenis diet ini diutamakan untuk orang yang menderita epilepsi (terutama anak-anak) dan tidak mampu merespon obat. Diet ini mengandung rasio lemak, karbohidrat, dan protein yang sangat spesifik yaitu sekitar 80 persen lemak, 15 persen protein, dan 5 persen karbohidrat.Makanan yang disarankan dalam diet ini adalah makanan yang banyak mengandung lemak antara lain es krim, daging, telur, sosis, udang, tuna, mayones dan makanan lain yang mengandung lemak tinggi serta karbohidrat yang rendah. Selain itu diet ini juga menghindari makanan yang mengandung zat tepung dan gula sederhana seperti buah-buahan, sayur-sayuran, roti, pasta. Menurut Mayo Clicic efek samping dari diet ini adalah dehidrasi, kekurangan energi, dan mudah lapar.


Siapkah anda untuk hidup lebih sehat dengan pilihan diet diatas ? sebaiknya Anda memilih salah satu cara diet saja agar tidak konflik satu sama lain. Jangan lupa, pilihlah yang sesuai dengan kemampuan Anda.
LUMPUR LAPINDO : HIPOTESA PENYEBAB DAN DAMPAKNYA
Oleh Nova D.S.M (12030654014), Khusnia K.J (12030654015), Eva Y.P (12030654025), Tsalis I.P(12030654048)

Gambar 1. Pusat Semburan Lumpur Lapindo
Sumber : www.bpls.go.id

Sekitar delapan tahun sudah, bencana semburan lumpur panas lapindo tak kunjung selesai. Bahkan sampai detik ini semburan tersebut masih aktif mengeluarkan material lumpur panas dari hasil letusan gunung lumpur yang berdampak pada tenggelamnya beberapa wilayah kecamatan di kabupaten Sidoarjo. Semburan lumpur panas lapindo pertama kali muncul pada tanggal 29 Mei 2006 di dekat sumur eksplorasi Banjarpanji-1 di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Semburan lumpur panas tersebut menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta mempengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur. Semburan lumpur tersebut dikenal dengan nama LUSI yang memiliki singkatan Lumpur Sidoarjo.
Pada awal munculnya semburan, masyarakat menganggap bahwa semburan ini merupakan underground blowout dari sumur eksplorasi Banjarpanji-1 karena lokasi semburan terletak hanya 200 meter dari lokasi sumur Banjarpanji-1. Oleh sebab itu, berdasarkan anggapan tersebut dilakukan usaha menghentikan semburan lumpur dengan memakai metoda untuk mematikan underground blowout, meliputi metode bawah permukaan, yaitu: re-entry well (operasi snubbing unit), side-tracking well dan relief well, dan metode permukaan, yaitu dengan jalan memasukan rangkaian bola bola beton (High Density Chained Balls) ke dalam kawah semburan. Namun usaha-usaha tersebut tidak berhasil menghentikan semburan.
Rencana penutupan semburan berdasrkan hipotesa underground blowout dari sisi pengeboran dinilai sulit untuk diaplikasikan karena membahayakan keselamatan jiwa pekerja. Sedangkan untuk metoda relief well yaitu dengan membuat beberapa lubang bor sampai ke batuan yang berkondisi overpressure juga tidak layak dilakukan karena membahayakan keselamatan manusia.
Pada saat ini terdapat dua hipotesa tentang pemicu LUSI mud volcano yang telah dipublikasikan, yaitu hipotesa underground blowout dari sumur eksplorasi Banjarpanji-1 (Davies et. al 2007) dan hipotesa remobilisasi zona bertekanan tinggi (overpressured zone) melalui bidang sesar Watukosek berarah timur laut-barat daya yang tereaktifikasi oleh kenaikan aktifitas tektonik dan gempa (Mazzini et.al. 2007).
Davies et al (2007) menganggap bahwa pengeboran Banjarpanji-1 telah menembus karbonat Formasi Kujung dan campuran lumpur menyembur, terdorong keatas oleh tekanan pore fluid di Formasi Kujung. Hal ini berbeda dengan hipotesa Mazzini et al (2007) yang menyimpulkan bahwa air bertekanan tinggi berasal dari clay diagenetic dehydration di Formasi Upper Kalibeng berdasarkan data geokimia. LUSI mud volcano mengeluarkan  lebih dari 100.000 ton lumpur yang mengalir ke permukaan tiap harinya. Semburan tersebut selanjutnya  mengalami penurunan sepuluh kali lipat pada tahun-tahun berikutnya. Selama beberapa tahun, telah tercatat bahwa tanah di sekitar area semburan telah mengalami amblesan (subsidence) puluhan sentimeter sebagai akibat dari bahan dalam bumi yang terdorong ke atas dan keluar ke permukaan.  Namun, tingkat amblesan (subsidence)  tersebut telah menurun secara drastis, hal tersebut menjadi bukti yang menunjukkan bahwa LUSI mud volcano telah kehilangan kemampuan semburannya.



Gambar 2. Retaknya lumpur (crack)
dok.pribadi

Dari hasil observasi yang kami lakukan, tingkat deformasi geologi yang terjadi pada oktober 2014 menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Hal ini dibuktikan dengan masih kokohnya tanggul penahan luapan lumpur. Tetapi dalam hal ini, volume luapan lumpur cukup besar bahkan hampir menyamai tinggi tanggul penahan luapan lumpur, sebagian berupa lumpur kering dan sebagian lagi masih berupa cairan lumpur dengan bau menyengat. Kondisi lumpur kering masih bersifat labil dan menunjukkan retakan-retakan. Hal tersebut terjadi karena berhentinya aktifitas pembuangan lumpur ke kali porong dikarenakan adanya demo warga yang menuntut pembayaran ganti rugi korban lumpur lapindo yang masih belum terselesaikan.Adanya amblesan(subsidence)  tersebut merupakan salah satu bentuk deformasi geologi. Selain itu bentuk deformasi geologi lain akibat semburan lumpur yaitu berupa pengangkatan/naiknya permukaan tanah(uplift) serta retak dan pecahnya batuan(crack). Adanya beberapa bentuk deformasi geologi tersebut telah memberikan dampak yang luar biasa terhadap penanganan semburan dan penanggulangan luapan lumpur. Dampak pertama adalah terjadi diperiode awal semburan, diantaranya mengakibatkan turunnya muka jalan arteri Siring-Porong, bengkoknya rel kereta api, pecahnya pipa PDAM, pecahnya pipa pertamina, dan putusnya jembatan jalan tol. Dampak lainnya adalah amblesnya tanggul penahan lumpur yang berada disekitar pusat semburan, yang disebut dengan tanggul cincin, dan juga tanggul yang dibangun Bapel-BPLS untuk menahan lumberan lumpur disekitar area terdampak.  Crack dan subsidence mengenai tanggul penahan luapan lumpur, sehingga mengancam daerah diluar area peta terdampak. Crack berkembang didaerah Siring Barat dan Renokenongo. Sedangkan dinamika perkembangan subsidence paling cepat kearah Desa Siring Barat.

Berdasarkan hal tersebut di atas, kami simpulkan bahwa upaya untuk mematikan LUSI mud volcano dengan metode bawah permukaan dan metode permukaan tidak bisa diaplikasikan, dan solusi terbaik untuk menangani masalah lumpur adalah tetap mengembalikannya ke tempatnya semula, yaitu mengalirkannya ke Selat Madura melalui Kali Porong.